| 23696 |
حَدَّثَنَا مُعَاوِيَةُ قَالَ حَدَّثَنَا زَائِدَةُ قَالَ حَدَّثَنَا مَنْصُورٌ عَنْ إِبْرَاهِيمَ قَالَ
قُلْتُ لِلْأَسْوَدِ هَلْ سَأَلْتَ أُمَّ الْمُؤْمِنِينَ عَائِشَةَ عَمَّا يُكْرَهُ أَنْ يُنْتَبَذَ فِيهِ فَقَالَ نَعَمْ قُلْتُ لَهَا يَا أُمَّ الْمُؤْمِنِينَ مَا يُكْرَهُ أَنْ يُنْتَبَذَ فِيهِ قَالَتْ نَهَى رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ أَهْلَ الْبَيْتِ عَنْ الدُّبَّاءِ وَالْمُزَفَّتِ |
Telah menceritakan kepada kami [Mu'awiyyah], dia berkata; telah menceritakan kepada kami [Zaidah], dia berkata; telah menceritakan kepada kami [Manshur], dari [Ibrohim] berkata; saya berkata kepada [Al-Aswad]; apakah engkau pernah bertanya kepada [ummul mukminin, Aisyah] mengenai benda-benda apa saja yang dimakruhkan untuk pembuatan anggur?. Ia menjawab; "Ya." saya (Al Aswad) pernah bertanya kepada (Aisyah); "Wahai umul mukminin, benda-benda apa saja yang dimakruhkan untuk pembuatan anggur?" ia menjawab; "Rasulullah Shallallahu'alaihiwasallam telah melarang keluarganya untuk membuat nabidz di Dubba` dan muzaffat (tempat membuat nabidz yang dapat memabukkan)." |