| 22263 |
قَالَ حُذَيْفَةُ
وَسَمِعْتُهُ يَقُولُ إِنَّ رَجُلًا مِمَّنْ كَانَ قَبْلَكُمْ أَتَاهُ مَلَكٌ لِيَقْبِضَ نَفْسَهُ فَقَالَ لَهُ هَلْ عَمِلْتَ مِنْ خَيْرٍ فَقَالَ مَا أَعْلَمُ قِيلَ لَهُ انْظُرْ قَالَ مَا أَعْلَمُ شَيْئًا غَيْرَ أَنِّي كُنْتُ أُبَايِعُ النَّاسَ وَأُجَازِفُهُمْ فَأُنْظِرُ الْمُعْسِرَ وَأَتَجَاوَزُ عَنْ الْمُوسِرِ فَأَدْخَلَهُ اللَّهُ عَزَّ وَجَلَّ الْجَنَّةَ |
Masih melalui jalur periwayatn yang sama seperti hadits sebelumnya, Berkata [Hudzaifah bin Al Yaman] dan aku mendengar beliau bersabda: " seseorang sebelum kalian didatangi oleh malaikat untuk mencabut nyawanya, malaikat itu bertanya: Apa kau melakukan kebaikan sedikitpun? Orang itu menjawab: Aku tidak tahu. Malaikat itu berkata; Lihatlah. Orang itu menjawab: Aku tidak melakukan kebaikan sedikitpun hanya saja dulu aku pernah berjual beli dengan orang-orang dan aku menjual secara taksiran pada mereka, aku dulu pernah memberi tangguhan (pembayarah hutang) orang yang tengah kesusahan dan dulu aku pernah membebaskan (hutang) orang kaya. Lalu Allah 'azza wajalla memasukkannya ke surga." |