| 19509 |
حَدَّثَنَا يَحْيَى عَنْ عُيَيْنَةَ قَالَ حَدَّثَنِي أَبِي قَالَ ذَكَرْتُ لَيْلَةَ الْقَدْرِ عِنْدَ أَبِي بَكْرَةَ فَقَالَ
مَا أَنَا بِطَالِبِهَا إِلَّا فِي الْعَشْرِ الْأَوَاخِرِ بَعْدَ شَيْءٍ سَمِعْتُهُ مِنْ رَسُولِ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ سَمِعْتُهُ يَقُولُ الْتَمِسُوهَا فِي الْعَشْرِ الْأَوَاخِرِ مِنْ تِسْعٍ يَبْقَيْنَ أَوْ سَبْعٍ يَبْقَيْنَ أَوْ خَمْسٍ يَبْقَيْنَ أَوْ ثَلَاثٍ يَبْقَيْنَ أَوْ آخِرِ لَيْلَةٍ |
Telah menceritakan kepada kami [Yahya] dari ['Uyainah], ia berkata; telah menceritakan kepadaku [Ayahku] ia berkata; Aku menyebutkan Lailataul Qadar dihadapan [Abu Bakrah], maka ia berkata; "Aku tidak mencarinya kecuali di sepuluh akhir bulan (Ramadhan), setelah aku mendengarnya dari Rasulullah Shallalahu 'Alaihi Wasallam, beliau bersabda: "Bersungguh-sungguhlah mencarinya di sepuluh hari terakhir; di sembilan sisa (tanggal dua puluh satu) atau ketujuh sisanya (tanggal dua puluh tiga) atau kelima sisanya (tanggal dua puluh lima) atau tiga sisanya (tanggal dua puluh tujuh) atau akhir malamnya (tanggal dua puluh sembilan)." |